WARTA KETAPANG – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Yarsi Pontianak kembali menorehkan prestasi membanggakan di dunia pendidikan tinggi kesehatan. Dalam proses akreditasi Program Studi (Prodi) Strata 1 Keperawatan dan Program Studi Profesi Ners yang dilaksanakan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKes), kedua program studi tersebut berhasil meraih predikat atau status Terakreditasi UNGGUL.
Ketua Pengurus Yarsi Pontianak, Drs. Suhadi, S.W., M.Si., menyampaikan rasa syukur dan bangganya saat membuka surat resmi hasil akreditasi di lantai 3 STIKes Yarsi Pontianak.
Ia menjelaskan, predikat UNGGUL untuk Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan diperoleh berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Perkumpulan LAM-PTKes Nomor 0197/LAM-PTKes/Akr/Sar/IV/2026 tanggal 25 April 2026 tentang Status Akreditasi Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan STIKes Yarsi Pontianak.
Sementara itu, Program Studi Profesi Ners juga berhasil meraih status Terakreditasi UNGGUL berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Perkumpulan LAM-PTKes Nomor 0198/LAM-PTKes/Akr/Pro/IV/2026 tanggal 25 April 2026 tentang Status Akreditasi Program Studi Profesi Ners STIKes Yarsi Pontianak.
Menurut Suhadi, capaian prestisius tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh civitas akademika STIKes Yarsi Pontianak, mulai dari pimpinan, dosen, tenaga kependidikan hingga jajaran yayasan.
“Prestasi luar biasa ini tentunya berkat kerja keras tim, mulai dari Ketua STIKes Yarsi Pontianak Ns. Uti Rusdian Hidayat, M.Kep., Wakil Ketua I Bidang Akademik Ns. Mas Muri, M.Kep., Wakil Ketua II Bidang Non Akademik Ns. Ali Akbar, M.Kep., Ketua Senat, para dosen, tenaga kependidikan, serta Ketua Program Studi S1 Keperawatan dan Profesi Ners, Ns. Nur Pratiwi, M.Kep.,” ujarnya.
Keberhasilan tersebut disambut penuh haru dan suka cita oleh seluruh keluarga besar STIKes Yarsi Pontianak. Bahkan, beberapa dosen disebut meneteskan air mata karena terharu atas pencapaian yang dinilai sangat membanggakan itu.
Tidak hanya civitas akademika, apresiasi juga datang dari unsur yayasan mulai dari pembina, pengurus, pengawas hingga Dewan Pengawas Rumah Sakit yang berada di bawah naungan Yarsi Pontianak.
Suhadi menambahkan, raihan akreditasi UNGGUL diyakini akan memberikan dampak positif terhadap berbagai aspek, terutama meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap STIKes Yarsi Pontianak.
Selain itu, status tersebut juga dinilai akan mempermudah para lulusan dalam memperoleh pekerjaan maupun saat mengikuti seleksi Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Dengan akreditasi UNGGUL ini, alumni tentu memiliki daya saing yang lebih baik di dunia kerja maupun dalam proses seleksi ASN,” katanya.
Dalam proses visitasi akreditasi, STIKes Yarsi Pontianak dinilai oleh tim asesor yang terdiri dari Prof. Dr. Tintin Sukartini, M.Kp., M.Kes. dari Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga sebagai ketua tim, didampingi Tasman, S.Kp., M.Kep., Sp.Kom. dari Poltekkes Kemenkes Padang, serta Dr. Sabina Gero, S.Kp., M.Sc. dari Fakultas Keperawatan Universitas Karya Husada Semarang.
Menutup keterangannya kepada awak media, Suhadi menegaskan bahwa predikat UNGGUL tersebut menjadi modal awal bagi STIKes Yarsi Pontianak untuk terus berkembang dan berkontribusi membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), khususnya di bidang pendidikan kesehatan.
“Predikat UNGGUL ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus maju dalam meningkatkan kualitas pendidikan, baik di STIKes Yarsi Pontianak maupun Akademi Farmasi Yarsi Pontianak,” tutupnya.
(ry)




















